Detail Karya Tulis

Abstrak

Hiperglikemia merupakan kondisi medis yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah dan menjadi faktor risiko utama berbagai penyakit metabolik. Penggunaan obat kimia jangka panjang sering kali menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif herbal yang aman. Daun kelor dan daun belimbing wuluh mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan saponin yang memiliki potensi sinergis dalam meregulasi kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi sari daun kelor dan belimbing wuluh terhadap penurunan kadar glukosa darah pada mencit model hiperglikemia serta membandingkan efektivitasnya dengan kontrol positif. Studi ini menerapkan desain eksperimental murni dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 9 ekor mencit jantan yang diinduksi larutan sukrosa 30%. Mencit dibagi menjadi tiga kelompok yaitu Kontrol Negatif (K-), Kontrol Positif (K+), dan Kelompok Perlakuan (KP) yang diberikan kombinasi sari daun dosis 10 mL/kg BB. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dan uji Kruskal-Wallis. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan bermakna sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,008). Kelompok Perlakuan (KP) memberikan rata-rata penurunan glukosa darah tertinggi sebesar 47,59%, diikuti kelompok Kontrol Positif (K+) sebesar 44,94%, dan Kontrol Negatif (K-) sebesar 24,73%. Kombinasi sari daun kelor dan belimbing wuluh efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit model hiperglikemia dengan efektivitas yang setara dengan terapi farmakologis standar.

📄 Lihat / Download File PDF ← Kembali ke Beranda